Senin, 10 November 2014

Pengertian Website dan Jenis-Jenis Website


Pengertian Website dan Jenis-Jenis Website

A.  Pengertian Website
Website adalah keseluruhan halaman-halaman web yang terdapat dalam sebuah domain yang mengandung informasi. Sebuah website biasanya dibangun atas banyak halaman web yang saling berhubungan. Hubungan antara satu halaman web dengan halaman web yang lainnya disebut dengan hyperlink, sedangkan teks yang dijadikan media penghubung disebut hypertext.
Domain adalah nama unik yang dimiliki oleh sebuah institusi sehingga bisa diakses melalui internet, misalnya yahoo.com, google.com, dan lain-lain. Untuk mendapat sebuah domain kita harus melakukan register pada registar-registar yang ditentukan.
Istilah lain yang sering ditemui sehubungan dengan website adalah homepage. Homepage adalah halaman awal sebuah domain. Misalnya, Anda membuka websitehttp://ifey.info, halaman pertama yang muncul disebut dengan homepage, jika Anda meng-klik menu-menu yang ada dan meloncat ke lokasi yang lainnya, disebut web page, sedangkan keseluruhan isi atau conten domain disebut website.

B.  Jenis-Jenis Website
Seiringan dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, website juga mengalami perkembangan yang sangat berarti. Dalam pengelompokkan jenis web, lebih diarahkan berdasarkan pada fungsi, sifat dan bahasa pemrograman yang digunakan.
Ø Jenis-jenis web berdasarkan sifatnya :
1)      Website Dinamis
Website Dinamis merupakan sebuah website yang menyedi-kan content atau isi yang selalu berubah-ubah setiap saat.
Website Dinamis biasanya memiliki front-end dan back end. Front end adalah halaman-halaman situs yang bisa diakses pengunjung, sedangkan back-end yang biasa disebut CMS (Content Management System) atau biasa juga disebut Admin Area, atau kalau di dunia blog dikenal dengan nama Dashboard, berfungsi untuk mengupdate halaman-halaman front-end. Jadi halaman back endbiasanya hanya bisa diakses oleh pemilik atau pengelola situs dengan username dan password yang telah ditetapkan.
Ada berbagai macam bentuk halaman back-end yang dibuat sesuai kebutuhan. Pada back-end atau admin area ini kita bisa merubah isi tulisan2 pada halaman situs, menambah tulisan atau artikel baru, mengupdate katalog produk seperti pada toko online, mengupdate portfolio, memanage iklan yang tampil di halaman situs jika ada, mengontrol user atau member situs dan lain-lain.
Website dinamis juga bisa dibuat interaktif dimana pengunjung atau user bisa meninggalkan komentar, menuliskan artikel baru dan lain-lain tergantung fungsi dan tujuan situs tersebut.
Berbeda dengan website statis, pembuatan website dinamis jauh lebih rumit dan komplikatif tergantung fitur-fitur yang diinginkan. Yang pasti untuk membangun sebuah web dinamis tidak cukup dengan bahasa HTML biasa tapi juga harus mengabungkan antara Web Sever (Apache, IIS, Tomcat), bahasa pemograman/script yang bekerja di sisi server tersebut (PHP, Perl, ASP dll) serta database.

Dan website dinamis sendiri berbagai tipe dan terus berkembang berdasarkan, fungsi, fitur dan tujuan pembuatannya, antara lain :

a)      News Site (Situs Berita)
Biasanya berisi artikel-artikel atau berita-berita yang diupdate secara rutin. Pada beberapa situs, pengunjung atau user bisa meninggalkan komentar.
Contoh : Detiknews, Antaranews, Reuters dan BBC.

b)      Social Network Site (Situs Jejaring Sosial)
Situs jejaring sosial ini seperti Friendster, MySpace, Facebook, Twitter, Tagged daan masih banyak lagi.

c)      Forum
Dibuat khusus agar para member dapat berdiskusi sesuai dengan topik-topik yang telah ditetapkan.
Contohnya : Kaskus, Detik forum, Rumah Motor, PHPBulider.com dll.
Untuk membuat forum diskusi biasanya menggunakan platform-platform yang sudah tersedia, baik yang berbayar seperti vBulletin ataupun yang gratisan seperti phpBB, SMF dan lain-lain.

d)     e-Commerce atau Toko Online
Dibuat khusus untuk menjual produk secara online. Umumnya dilengkapi dengan shopping cart (keranjang belanja) untuk memudahkan user/pengunjung berbelanja. Tapi sebagian juga hanya berupa catalog online yang lengkap dengan detil dan harga produk, untuk melakukan pembelian dapat dilakukan melalui email atau telepon.

e)      Search Engine (Mesin Pencari)
Situs yang dibuat khusus untuk mencari informasi sekaligus gateway ke halaman-halaman situs lain.
Contoh Google, Yahoo, Bing, Altavista dan lain-lain.

f)       Archive Site
Situs khusus dimana para pengguna dapat berbagi informasi dan disimpan dalam arsip-arsip elektronik.
Contoh : Yahoogroups, Google Groups, Wikipedia, Archive.org dll

g)      Blog
Biasa juga disebut diari online dimana pemilik (individu atau group) dapat mengupdate artikel, baik tulisan, gambar ataupun file multimedia lain secara rutin dimana semua entri tersusun berurutan dan memiliki fasilitas komentar untuk pengunjung. Secara standar blog juga telah dilengkapi dengan sidebar yang full custom, fasiltas RSS dan permalink.

h)      Corporate/Company Website
Biasanya berisi informasi- informasi umum dan kegiatan2 suatu perusahaan.

i)        Web Portal
Bentuk sederhana dari search engine dimana situs ini berisi informasi-informasi singkat dan link ke sumber yang berupa situs-situs lain.

j)        Community site (Situs Komunitas)
Situs yang dibuat khusus untuk komunitas-komuntas tertentu untuk berbagi informasi yang terbatas.

k)      File Sharing
Situs yang dibuat khusus untuk berbagi file, baik gambar, video, musik dan file-file digital lainnya. Ada yang berbayar adapula yang gratisan.
Contoh : Photobucket, Flickr, Imageshack, Rapidshare, 4shared, youtube.com dll.

l)        Business Online Site
Situs-situs yang dibuat dengan tujuan bisnis online. Ada banyak jenis bisnis online yang disediakan oleh situs-situs ini dan dibutuhkan 1 bahasan terpisah untuk membahas situs-situs yang menyelenggarakan bisnis online termasuk menawarkan pekerjaan-pekerjaan online.

    2)      Website statis
Website Statis hanya memiliki front end, yaitu halaman-halaman situs yang bisa diakses oleh pengunjung.Biasanya web jenis ini hanya dibuat dengan kode HTML (hypertext markup language) dan kadang2 dilengkapi dengan script javascript danflash untuk memperindah tampilan.
Konten website statis tidak dapat diupdate karena memang tidak disediakan fasilitas ini. Kalaupun ingin merubah isi website statis, harus merombak kode-kode HTMLnya dan hanya bisa dilakukan oleh orang yang mengerti bahasa HTML. Pembuatan website seperti ini relatif sangat mudah tapi kurang baik untuk popularitas di mata search enginesehingga perlu usaha lebih banyak untuk mempopulerkan website statis dan mendatangkan pengunjung, misalnya dengan beriklan.
Website statis biasanya berupa company profile sederhanya, brosur online, atau situs-situs yang berisi informasi sederhana yang tidak perlu dirubah.

Ø Berdasarkan tujuannya, website dibagi:
1)      Personal web, website yang berisi informasi pribadi seseorang,
2)      Corporate web, website yang dimiliki oleh sebuah perusahaan,
3)      Portal web, website yang mempunyai banyak layanan, mulai dari layanan berita, email, dan jasa-jasa lainnya.
4)      Forum web, sebuah web yang bertujuan sebagai media diskusi.
5)      Di samping itu juga ada website e-Government, e-Banking, e-Payment, e-Procurement, dan sebagainya.

Ø Ditinjau dari segi bahasa pemrograman yang digunakan, website terbagi atas:
    1) Server Side, merupakan website yang menggunakan bahasa pemrogram yang tergantung kepada tersedianya server. Seperti, PHP, ASP dan lain sebagainya. Jika tidak ada server, website yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman di atas tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
     2)  Client Side, adalah website yang tidak membutuhkan server dalam menjalankannya, cukup diakses melalui browser saja. Misalnya, htm